Pendidikan Kimia

Peninjauan kurikulum di Program Studi Pendidikan Kimia dilakukan secara periodik dengan memperhatikan aspek terkait yang disesuaikan, yaitu perkembangan IPTEKS dan masukan dari stakeholder. Selama lima tahun terakhir peninjauan kurikulum telah dilakukan pada  tahun 2014. Dengan diberlakukannya Perpres No. 8 tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) maka kurikulum PS Pendidikan Kimia diorientasikan pada KKNI. Peninjauan tersebut juga memperhatikan Visi-Misi PS, umpan balik dari dosen, mahasiswa, alumni, stakeholder (Kepala Sekolah dan MGMP), masukan dari pakar kurikulum bidang Pendidikan Kimia sesuai dengan perkembangan terkini dari ilmu pendidikan kimia, serta kesepakatan dari asosiasi Profesi Himpunan Kimia Indonesia (HKI). Peninjauan juga ditinjau dari keterkaitan antara bidang ilmu (discipline/content) dengan kebutuhan masyarakat (social needs) sebagai pengguna lulusan. Hasil peninjauan kurikulum diterapkan pada tahun akademik 2015/2016.

Peninjauan juga dilakukan ketika tahun akademik 2018/2019 FMIPA Unesa mencanangkan kurikulum berbasis KKNI-SNDikti yang bercirikan ecopreneurship. Penciri ecopreneurship dilakukan pada beberapa matakuliah dalam prodi. Terdapat 2 matakuliah yang diharapkan menjadi contoh yang akan dikembangkan kembali pada beberapa matakuliah yang lain setelahnya.

Perkembangan lebih lanjut bermula di tahun 2018 dengan mulai dikembangkannya kurikulum berbasis Output-based Education (OBE). Mulai dikembangkannya kurikulum berbasis OBE tidak terlepas dari milestone Unesa menjadi acuan milestone bahwa di tahun 2035 FMIPA Unesa menjadi fakultas yang mendapatkan pengakuan di level internasional dalam bidang MIPA dan inovasi pembelajaran. Hal ini akan ditindaklanjuti dengan rencana persiapan menuju AUN di tahun 2018 namun kemudian dialihkan ke persiapan menuju ASIIN di tahun 2019.

Leave a Comment

Translate ┬╗