Kreativitas Mahasiswa Kimia Unesa Semakin Jaya

Segenap civitas akademik dan non akademik jurusan Kimia Unesa turut bangga atas prestasi Ayu Indahyana (NIM 17030194087) mahasiswa prodi Pendidikan Kimia dalam program kreativitas mahasiswa (PKM). Kegigihan Ayu dalam mencurahkan ide kreatifnya dalam PKM sejak tahun 2018 berbuah manis di tahun 2020, dengan bimbingan dosen ahli dalam bidangnya membawa Ayu menuju keberhasilan dan kesuksesan ketiga judul PKM lolos terdanai dengan rincian sebagai berikut:

Judul PKM dari Ayu Indahyana yang Terdanai pada Tahun 2020

No
Skim
Judul
Peran
Dosen Pembimbing
1
PKM GT
(Gagasan Tertulis)

Anjungan Tunai Sampah Pantai Berbasis Android pada Pesisir Pantai Kenjeran Surabaya
Ketua Kelompok
Rusly Hidayah, S.Si., M.Pd.
2
PKM GFK
(Gagasan Futuristik Konstruktif)

Mengatasi Sampah Plastik di Pesisir Pantai Kenjeran Surabaya dengan Marine Debris Trash Exchanger untuk Mewujudkan SDG`s 2030
Ketua Kelompok
Kusumawati Dwiningsih, S.Pd., M.Pd.
3
PKM KC
(Karsa Cipta)

Aplikasi Virtual Laboratory in Augmented Reality Solusi Pembelajaran Kimia Berbasis Praktikum
Anggota 1
Dr. Achmad Lutfi, M.Pd.

Selamat kami ucapkan kepada Bapak Ibu dosen pembimbing PKM yang sudah berkontribusi besar terhadap penyempurnaan ide kreatif Ayu Indahyana. Semoga prestasi cemerlang ini dapat menginspirasi adik-adik mahasiswa Kimia Unesa untuk lebih berani mengkuti ajang PKM dengan bimbingan dosen ahli dalam bidangnya. Berikut salah satu ide kreatif Ayu Indahyana sebagai bentuk kepekaan terhadap masalah lingkungan yang ada di daerah pantai di Surabaya:

“Plastik termasuk salah satu jenis sampah yang sulit terurai. LIPI menerangkan bahwa 80% sampah di laut berasal dari darat. Bisphenol A (BPA) dan Diethylhexyl phthalate (DEHP) merupakan zat yang terkandung di dalam plastik, berpotensi merusak hormon dan sistem reproduksi serta karsinogenik. Pantai Kenjeran Surabaya sebagai obyek wisata bahari unggulan Kota Surabaya, tidak dapat dihindari adanya limbah plastik wisatawan. Inovasi pemecahan masalah tersebut yaitu merancang sebuah alat yang diberi nama “Anjungan Tunai Sampah Pantai”, alat ini berupa mesin modern yang dapat menukar sampah plastik menjadi uang. Pengambilan uang dari alat tersebut dapat secara tunai maupun dalam bentuk uang elektronik. Uang elektronik akan disimpan dalam kartu RFID yang dapat terhubung secara otomatis pada akun pengguna aplikasi adroid dan website resmi alat ini, sehingga pengguna dapat menggunakannya untuk keperluan sehari-hari. Hasil pengumpulan sampah plastik kemudian disalurkan ke rumah kompos yang ada di Surabaya, di bawah naungan PT. Sumber Organik sampah plastik tersebut akan dijadikan PLTSa (Pembangkit Listrik Tenaga Sampah) menggunakan alat Gasifikasi”

Quotes yang selalu dipegang olehnya:
~~~ Ide tidak akan muncul secara sempurna, Ide semakin jelas ketika kamu sudah mulai mengerjakannya, Mari manfaatkan kesempatan dan Jangan pernah takut untuk gagal ~~~~
Unduh:
Data Prestasi Ayu Indahyana

Leave a Comment

Translate »