Singapore Intercultural School Semarang Internship Program


    Demi meningkatkan kualitas lulusan progam studi pendidikan, Unesa selalu meningkatkan kerjasama dengan berbagai sekolah negeri mauun swasta untuk menempatkan mahasiswanya dalam program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP). Salah satunya, Unesa bekerjasama dengan sekolah international yaitu Singapore Intecultural School (SIS). Dimana SIS adalah sekolah pendidikan yang bertaraf international bagi siswa lokal maupun siswa asing yang menggabungkan 3 kurikulum terbaik di dunia yaitu Singapore Curriculum Cambridge, Examination Boards, dan International Baccalaureate. SIS berada di berbagai kota besar di Indonesia antara lain : Jakarta (SIS Bona Vista, SIS Kelapa Gading, SIS Pantai Indah Kapuk), SIS Cilegon, SIS Medan, SIS Palembang dan SIS Semarang. 

    SIS Semarang merupakan salah satu bagian dari SIS Group of School yang terletak di Jl Bukit Candi Golf No. 2, Jangli, Kec Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah 50274. SIS Semarang memiliki jenjang pendidikan dari paling rendah sampai paling tinggi yaitu Nursery (PAUD), Kindergarten (TK), Primary (SD), Secondary (SMP), Junior Collage (SMA). SIS Semarang dipimpin oleh Mr Lenard Murray sebagai kepala sekolah. SIS Semarang menyediakan semua sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk kegiatan belajar mengajar siswa seperti MPH,  perpustakaan, ruang musik, ruamg seni dan ruang pertemuan. Selain mengembangkan kemampuan akademik, SIS juga memperhatikan kemampuan non akademik siswa melalui Co-Curricular Activities (CCA) seperti robotik, balet, basket dan lain sebagainya. 

    Internship Program 2019 dilaksanakan selama 8 minggu dimulai sejak tanggal 22 Juli sampai 13 September 2019. Mahasiswa yang terpilih untuk bergabung dalam kegiatan Internship di SIS Semarang adalah Nurul Auliya, Mahasiswa Jurusan Kimia Unesa Angkatan 2016. Program internship ini merupakan implementasi dari keterampilan mengajar yang sudah dipelajari mahasiswa selama masa perkuliahan. Program ini juga sejalan dengan Program Kelas Unggulan FMIPA. Tidak hanya keterampilan mengajar yang dibutuhkan, tetapi kemmapuan dalam berbahasa inggris. Karena siswa di SIS Semarang tidak hanya orang lokal tetapi juga orang asing yang tidak bisa berbahasa Indonesia. Selain itu tenaga pengajar di SIS Semarang tidak hanya berasala dari Indonesia, tetapi juga berasal dari India, Fhiliphina, Pakistan, Australia, dan Kanada. 

    Pada kesempatan ini, Mahasiswa diberi kesempatan untuk mengajar Secondary 3 dan Secondary 4 untuk mata pelajaran Kimia, serta mengajar Secondary 2 unuk meta pelajaran sains sub bab kimia. Setiap mahasiswa dibantu ole guru pamong, dimana guru pamong berugas untuk memberikan arahan dan membimbing mahasiswa dalam pembuatan lesson plan dan menguasai keterampilan mengajar. Untuk guru pamong mahasiswa kimia yaitu Mr RR Shri Raja Winslin yang berasal ari India dan Mr Saleem Khan yang berasal dari Pakistan sebagai Science Head of Departement 

    Pada minggu pertama, mahasiswa diberikan kesempatan untk mengamati kelas dan kurikulum yang digunakan karena kurikulum yang digunakan berbeda dengan yang dipelajari mahasiswa selama perkuliahan. Observasi juga membantu mahasiswa untuk memahami karakteristik siswa untuk memutuskan metode mengajar yang cocok.  Pada minggu kedua dan ketiga mahasisa mengambil porsi kecil dalam kegiatan belajar mengajar seperti membagikan worksheet, membantu siswa yang mengalami kesulitan dalam  mengerjakan worksheet. Selain itu pada minggu ini, mahasiswa juga diminta untuk mengisi kelas kosong dimana guru kelas tersebut sedang ada rapat atau hal hal lainnya. 

    Mahasiswa juga diminta untuk membantu kegiatan akreditasi sekolah yaitu jenjang SMP. Melalui kegiatan tersebut mahasiswa dapat mengimplementasikan ilmu yag telah didapat melalui mata kuliah Manajemen Sekolah selama perkuliahan sebelumnya.

Minggu keempat mahasiswa diberi kesempatan untuk menyusun lesson plan yang kemudian harus dikonsultasikan kepada guru pamog untuk memastikkan kebenarannya. Sebelu mengajar dikelas mahasiswa dimintauntuk simulasi mengajar didepan guru pamong untuk diberikan koreksi dan saran sebelum mengajar di depan kelas dengan siswa. Kemudian minggu brikutnyauntuk mengajar di kelas Secondary 2 mata pelajaran sains sub bab kimia. Siswa sangat antusias dan sangat kritis dalam kegiatan belajar mengajar. Kemudian minggu selanjutnyamahsiswa diminta mengejar secondary 3 pada mata pelajaran kimia. Banyak sekali pertanyaan yang diajukan oleh para siswa. Selain itu juga diadakan paktikum sederhana untuk meningkatkan pemahaman siswa

Guru pamong diberikan kesempatan untuk menilai kinerja mahasiswa dalam mengajar sebagai penilaian bagi mahasiswa. Guru pamong juga memberikan banyak sekali masukan setelah kegiatan belajar mengajar berakhir untuk dijadikan masukan untuk kegiatan pembelajaran beriutnya.  Selama kegiatan Internship ini banyak sekali pengalaman yang menarik dan berharga. SIS Semarang juga memberikan kesematan bagi mahasiswa internship kimia untuk mengikuti kegiatan Teaching Development Program untk guru guru baru, dimana dalam program ini banyak diberikan ilmu mengenai manajemen kelas, metode mengajar dan lain lain yang dibutuhkan untuk guru baru. 

Dengan adanya program internship ini, mahasiswa diharapkan dapat menerapkan dan meningkatkan baik ketrampilan mengajar maupun kemampuan bernahasa inggris. Sehingga mahasiswa menjadi lebih siap untuk mengajar di sekolah internasional 

Leave a Comment