Selamat kepada Dr. Ismono, M.S. yang telah lulus ujian terbuka

Selamat kepada Dr. Ismono, M.S yang telah melaksanakan ujian terbuka pada hari Jum’at 24 Mei 2019. Doktor baru di jurusan kimia Universitas Negeri Surabaya ini menyelesaikan program studi pendidikan sains S-3 di Pascasarjana Universitas Negeri Surabaya. Beliau dibimbing oleh dua orang profesor yaitu Prof. Dr. Sri Poedjiastoeti, M.Si, dan Prof. Dr. Suyatno, M.Si. Rasa bahagia dan bangga dari Dr. Ismono, M.S, pembimbingnya, keluarganya dan koleganya tercermin dari foto di bawah ini.

Foto Dr. Ismono, M.S bersama para pembimbingnya, penguji dan keluarga.
Foto Dr. Ismono, M.S bersama dosen-dosen di jurusan kimia Universitas Negeri Surabaya

Dr. Ismono, M.S melakukan penelitian dengan judul pengembangan model pembelajaran PAKSI untuk melatihkan kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa pendidikan kimia.


Penelitian beliau ini bertujuan menghasilkan model pembelajaran PAKSI yang layak. Model pembelajaran PAKSI memiliki lima sintak yaitu Pelibatan, Akomodasi, Kolaborasi, Simulasi, dan Implementasi. Desain penelitian dan pengembangan dirancang meliputi tahap: 1) Pendahuluan, 2) Pengembangan, dan 3) Penilaian.

Tahap pendahuluan bertujuan menghasilkan kerangka kerja model  hipotetik. Tahap pengembangan bertujuan untuk mengetahui validitas teoritik, empiris, dan relabilitas model, perangkat pembelajaran, dan instrument penelitian. Uji empiris melibatkan subyek sebanyak 54 mahasiswa kimia. Tahap penilaian bertujuan menguji kepraktisan dan keefektifan model pembelajaran. Tahap penilaian melibatkan 66 mahasiswa pendidikan kimia.

Analisis dilakukan secara diskriptif dan inferensial dengan menggunakan SPSS versi 16. Hasil yang diperoleh pada setiap tahap adalah sebagai berikut: a) tahap pendahuluan dihasilkan buku model hipotetik pembelajaran; b) tahap pengembangan dihasilkan model hipotetik, perangkat pembelajaran, dan instrumen penelitian dengan  katagori sangat valid dan reliabel; c) tahap penilaian model pembelajaran yang dikembangkan memiliki; (1) kepraktisan yang ditunjukan bahwa proses pembelajaran telah sesuai dengan sintak-sintak, sistem sosial, prinsip reaksi, dapat menumbuhkan aktivitas dan para mahasiswa pendidikan kimia merespon positip; dan (2) keefektifan yang ditunjukan dengan: (a) meningkatnya skor gains dengan katagori sedang dan tinggi, meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi dengan katagori baik dan (b) mampu menahan (retensi) kemampuan berpikir tingkat tinggi setelah kurun waktu 5 bulan pasca pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan model pembelajaran PAKSI layak digunakan untuk melatihkan kemampuan berpikir tingkat tinggi karena telah memenuhi kriteria kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan.

Bagaimana lengkapnya penelitian beliau, bisa dibaca dari disertasinya atau diskusi dengan beliau.

Alhamdulillah, Insya Allah semua pembimbingnya, keluarganya dan koleganya bangga atas kerja keras dan cerdas dari bapak Ismono sehingga lulus dan mendapat gelar doktor. Semoga karyanya bermanfaat dan berkah serta bisa memajukan dunia pendidikan. Aamiin

Leave a Comment