Silaturahim ke SMA KAWUNG 2 Surabaya

Senin, 1 April 2019 enam orang mahasiswa dari program studi Pendidikan Kimia 2016 Universitas Negeri Surabaya melakukan kunjungan sekolah di SMA Kawung 2 Surabaya. SMA Kawung 2 merupakan salah satu SMA swasta di Surabaya yang merupakan bagian dari Yayasan Harapan Sentosa. Kunjungan ini dimaksudkan untuk mencari pemahaman lebih mendalam mengenai proses manajemen sekolah yang dilakukan oleh kepala sekolah dan staff. Narasumber yang berkenan diwawancarai dalam kunjungan ini yaitu ibu Arshianty Hayuningtyas, S.Pd selaku kepala sekolah. Bu Arshi merupakan alumni prodi pendidikan kimia UNESA angkatan ’98. Menurut Bu Arshi, manajemen merupakan suatu proses yang penting dilakukan demi keterlaksanaan pembelajaran yang optimal. Proses manajemen dilakukan dengan koordinasi yang baik antar wakil kepala sekolah dari berbagai bidang, staff, dan para guru.

Sekolah yang terletak di Jalan Raya Simo Gunung ini pada periode 2015-2020 mengalami penurunan akreditasi menjadi B dari sebelumnya yaitu A. Hal tersebut diakui oleh Bu Arshi mengalami kesulitan dalam menarik peserta didik baru saat tahun ajaran baru. Namun, kepala sekolah dan tim tidak menyerah dalam menarik antusiasme masyarakat untuk mendaftar di sekolah ini, salah satu usahanya yaitu pengadaan program-program yang melibatkan masyarakat seperti pelaksanaan tryout akbar dan pengajian bersama. Usaha lain yang dilakukan yaitu peningkatan kualitas pelaksanaan kegiatan peserta didik seperti menerapkan kurikulum 2013 Nasional dan melaksanakan ujian nasional menggunakan komputer. Bahkan untuk melatih peserta didik dalam mengerjakan soal ujian, ulangan tengah semester maupun akhir semester dilakukan berbasis ICT menggunakan perangkat android yang dimiliki peserta didik. SMA Kawung 2 memiliki branding “Sekolah Unggul, Siap Kuliah, Siap Kerja” dan sangat terkenal akibat kelompok pencak silat Pagar Nusa. Dalam proses pembelajaran, sekolah ini memiliki waktu efektif belajar dari pukul 7.00 pagi hingga 12.00 karena setelahnya akan digunakan untuk SMK Kawung. Keterbatasan lahan tidak menjadikan kegiatan pengembangan peserta didik terbengkalai, selain Pagar Nusa, ekstrakurikuler pramuka sekolah ini menjadi eksis di masyarakat. Pelaksanaan praktikum kimia, fisika atau biologi juga bisa dilakukan dengan koordinasi yang baik antar guru mata pelajaran.

Foto bersama Kepala Sekolah

Leave a Comment