SOSIALISASI METODE HAY AMONIASI SILASE MENUJU DESA CENGKONG BERSWASEMBADA PAKAN TERNAK BERNUTRISI

Sabtu, 19 Mei 2018 tim PKMM kami melakukan sosialisai di Desa Cengkong, Kecamatan Panyuran Kabupaten Tuban. Desa yang terletak paling ujung selatan Kabupaten Tuban ini kebanyakan penduduknya bermata pencaharian sebagai petani dan peternak. Dimana saat musim panen tiba limbah hasil pertanian tersebut banyak dimanfaatkan sebagai pakan ternak hewan di desa tersebut. Sementara ini pengolahan limbah pertanian sebagai pakan ternak hewan masih dilakukan dengan cara sedernaha yaitu dengan pemanasan langsung dengan sinar matahari. Limbah pertanian yang diolah dengan cara tersebut memiliki kandungan nutrisi yang sedikit dan membuat pencernaan pada hewan ternak bekerja lebih kerang karena mengandung serat yang tinggi.

Berteman “DESA CENGKONG BERSWASEMBADA PAKAN TERNAK MELALUI METODE HAY AMONIASI SILASE LIMBAH PERTANIAN” tim kami bertekat menyesesaikan permasalahan yang ada di desa tersebut dengan melakukan sosialisai secara langsung di Desa Cengkong.

Sosialisasi dilakukan mulai dari pukul 13.00 – 15.00 WIB dengan jumlah peserta 15 orang ibu rumah tanggal. Tahap sosialisasi dilakukan dengan 3 kegiatan yaitu pemberian materi serta modul, praktek dan penutup. Sebelum peberian materi dilakukan, seluruh peserta mengisi kuisoner tentang metode hay amoniasi silase. Dilanjutkan dengan pemberian materi yang disampaikan oleh Ahmad Junaidi (selaku ketua tim).

Tahap selanjutnya ialah praktek secara langsung dengan alat dan bahan yang sudah disiapkan oleh tim PKMM kami. Adapun alat dan bahan yang disiapkan yaitu alat pencacah jerami, drum plastik, baskom, jerami, pupuk urea, starbio, dan air. Praktek yang diterapkan dalam tim kami adalah memberi contoh terlebih dahulu kepada peserta baru kemudian peserta mempraktekan dengan sendiri secara langsung. Tahap setiap tahap dikerjakan dengan semangat oleh peserta dengan bimbingan dari tim PKMM kami. Mulai dari mencacah, menambahkan urea dan starbio hingga pemasukkan dalam drum atau silo semua dilakukan dengan runtut dan penuh antusias. Setelah praktek, drum atau silo yang berisi limbah pertanian disimpan dalam tempat tertutup selama 21 hari.

Dan tahap terakhir adalah penutup. Sebelum penutupan kegiatan sosialisasi, seluruh peserta mengisi kuisoner kembali dan penyerahan cineramata kepada Desa Cengkong.

Itulah serangkaian acara sosialisasi PKMM yang dapat disampaikan dalam tulisan ini. Masih banyak sebenarnya kegiatan dan kenangan yang membekas dihati dan tidak dapat disampaikan dalam tulisan ini. Keramahan dan tangan terbuka dari warga desa cengkong, keceriaan dan keluguan anak-anak, suasana sawah, ketenangan desa cengkong dan lain sebagainya yang menghiasi pengalaman sosialisasi di desa cengkong ini.

Leave a Comment