INTERNATIONAL CONFERENCE UNEOS JAPAN 2017 DI TOKYO, JEPANG

UNEOS (Universal Networking Empowerment Organization Student) merupakan lembaga organisasi yang memfasilitasi anak muda untuk berkontribusi lebih terhadap realisasi pendidikan demi menciptakan karakter open-minded, dengan melakukan hubungan internasional. Dalam kesempatan kali ini, mahasiswa dari Jurusan Kimia UNESA angkatan 2016, Rezi Ulya Fauziah, mencoba mengikuti kegiatan konferensi internasional yang diselenggarakan oleh UNEOS demi memperluas wawasannya terhadap dunia luar tentang pertumbuhan ekonomi dan teknologi yang nantinya diharapkan mampu mengimplementasikan pengetahuan baru yang diperoleh di kehidupan sehari-hari. Program ini bernama UNEOS Japan 2017 dengan mengangkat tema konferensi yaitu “The Harmony of Innovation Technology and Human Resource Management in Improving the Economic Growth”. Setiap delegasi yang terpilih diwajibkan untuk membuat paper dan slide presentation dengan tema yang telah ditentukan. Kemudian pihak panitia akan mengumumkan satu paper dan slide presentation terbaik yang akan menjadi best-speaker sewaktu konferensi di Jepang.

Dalam program ini, terdapat 13 delegasi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, seperti mahasiswa dari UI, ITB, ITS, UNDIP, UNSOED, UNESA, UB, Telkom University, Universitas Gunadarma, dan UII. Namun, ada juga 3 delegasi dari University of Asia and the Pacific, Filipina yang mengikuti konferensi internasional ini. Program UNEOS Japan 2017 berlangsung pada tanggal 4-9 November 2017 di Tokyo, Jepang. Kegiatan yang dilakukan berupa kunjungan Universitas, kunjungan ke Tokyo Mega Web, Panasonic Center, sampai ke tempat yang menjadi ikon Jepang. Setiap delegasi diharuskan untuk membuat paper berupa kegiatan observasi selama kunjungan tentang bagaimana masyarakat Jepang bersosialisasi, bagaimana budayanya, infrastruktur bangunannya, serta sistem transportasinya.

Saat datang ke Sophia University, semua delegasi disambut baik oleh mahasiswa dan mahasiswi disana bersiap untuk kegiatan Exchange: University Visit. Kegiatan dimulai dengan berkeliling universitas sambil tanya jawab seputar sistem perkuliahan dan kehidupan kampus. Setelah itu, dilanjutkan dengan makan siang di halal cafeteria yang berada di kampus tersebut. Setelah kunjungan universitas, dilanjutkan melakukan perjalanan menuju ke Toyota Mega Web dan Panasonic Center. Pengunjung bebas mencoba fasilitas yang disediakan disana. Banyak simulator-simulator untuk mengendarai mobil di Jepang, atau bahkan permainan dengan teknologi canggih yang dapat dirasakan oleh semua pengunjung tanpa dipungut biaya apapun. Namun, para pengunjung diwajibkan untuk mengikuti tata tertib yang tersedia.

Keesokan harinya, adalah kegiatan konferensi yang bertempatkan di meeting room Tokyo University. Untuk pembicara pertama dibawakan oleh Prof. Josaphat Sri Tetuko Sumantyo, yang merupakan full professor di Center for Environmental Remote Sensing di Chiba University. Tema yang disampaikan tentang “Beyond the Strategy of Improving the Economic Growth by the Innovation Technology”. Berikutnya dilanjutkan oleh mahasiswa Indonesia penerima Beasiswa LPDP yang berkuliah di Tokyo University, yaitu Risqi Faris Hidayat, Ph.D., yang mengangkat tema “Beyond the Strategy of Improving the Economic Growth by the Human Resource Management”. Disela-sela konferensi, terdapat coffee break, para delegasi dipersilahkan untuk minum kopi hangat dan juga snack yang disediakan dibelakang ruangan serta sekedar keluar ruangan untuk menyegarkan pikiran. Sekitar 15 menit diberikan, kemudian dilanjutkan dengan keynote speaker ketiga dan keempat dengan membawakan tema “The Harmony of Innovation Technology and Human Resource Management in Improving the Economic Growth” oleh best speaker yang terpilih delegasi dari Indonesia, yaitu Fandi Andrian mahasiswa Universitas Indonesia dan Andrei Lorenzo mahasiswa University of Asia and the Pacific, Filipina. Konferensi berlangsung kondusif, para delegasi saling tanya-jawab dan diskusi tukar pendapat. Kegiatan hari itu ditutup dengan pembagian sertifikat serta penghargaan kepada keynote speaker dan delegasi yang aktif selama konferensi berlangsung berupa cinderamata.

Keesokan harinya adalah saatnya untuk mengunjungi ikon-ikon Jepang, seperti Sensoji Temple, Tokyo Skytree, Odaiba Seaside Park, Shibuya, dan Harajuku. Banyak hal yang didapatkan dari Program UNEOS Japan 2017 ini, pengetahuan, pengalaman, teman, dan masih banyak lagi. Dengan adanya, delegasi dari Universitas Negeri Surabaya yang berani mengukur kemampuannya serta menengok wawasan yang lebih luas di kancah Internasional, diharapkan mampu menjadi motivasi bagi teman-teman mahasiswa UNESA lainnya, khususnya jurusan Kimia untuk lebih aktif lagi mengikuti berbagai macam kegiatan akademis maupun non-akademis yang tentunya dapat mengantarkan UNESA untuk lebih berprestasi di tingkat nasional hingga internasional.

Leave a Comment